Luhut ke Prabowo: Ekonomi RI Tetap Kuat, Defisit Dijaga di Bawah 3 Persen

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan optimisme terhadap kondisi ekonomi Indonesia saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. Dalam pertemuan tersebut, Luhut menegaskan bahwa ekonomi nasional masih dalam kondisi terjaga.

Ia memaparkan hasil simulasi terbaru yang menunjukkan aktivitas ekonomi Indonesia tetap stabil dalam tiga bulan ke depan. Hal ini dinilai sebagai sinyal positif di tengah tekanan global yang masih berlangsung.

Menurut Luhut, meskipun situasi global penuh ketidakpastian, termasuk konflik di Timur Tengah, ekonomi Indonesia masih mampu bertahan. Stabilitas ini didukung oleh konsumsi domestik dan sektor ekspor yang relatif kuat.

Namun demikian, pemerintah tetap menyiapkan berbagai skenario antisipasi. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah potensi lonjakan harga energi yang dapat berdampak luas pada perekonomian.

Selain energi, gangguan rantai pasok komoditas strategis juga menjadi perhatian serius. Komoditas seperti sulfur yang penting bagi industri hilirisasi dinilai rentan terdampak gejolak global.

Dalam laporan tersebut, Luhut menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam kondisi terkendali. Ia menyebut defisit tidak perlu melebar di atas 3 persen dari produk domestik bruto.

Strategi menjaga defisit dilakukan melalui efisiensi belanja negara serta optimalisasi penerimaan, khususnya dari sektor komoditas seperti batu bara dan kelapa sawit.

Pemerintah juga menekankan pentingnya deregulasi untuk mendorong aktivitas ekonomi. Penyederhanaan perizinan diharapkan dapat menjadi stimulus nonfiskal bagi dunia usaha.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor dan memastikan dunia usaha tetap bergerak di tengah ketidakpastian global. Stabilitas kebijakan menjadi kunci utama.

Luhut juga menyoroti perlunya penyelesaian hambatan struktural yang selama ini menghambat investasi. Reformasi birokrasi menjadi bagian dari solusi jangka panjang.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis ekonomi Indonesia dapat tetap tumbuh stabil tanpa harus meningkatkan beban defisit secara berlebihan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.