Pemkab Pessel Catat Realisasi Izin 5 .456 dan IMB Rp.950.293.840 Sejak Tahun 2017-2019

oleh -

Pemkab Pessel Catat Realisasi Izin 5 .456 dan IMB Rp.950.293.840 Sejak Tahun 2017-2019

Semangatnews, Pessel-Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Kabupaten Pesisir Selatan, memberikan kemudahan bagi investor melakukan penggurusan izin usaha ( gratis), selain IMB.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Kabupaten Pesisir Selatan Drs. Suardi. S.M.SI ditemu diruang kerjahnya menerangkan bahwa, daftar target dan realisasi izin / IMB tahun 2017 -2019, untuk izin 2017 target 3.000 izin dan realisasi 3.598 izin, 2018 target 3.500 izin dan realisasi 4.440, serta 2019 target 4.000 izin dan realisasi 5.456.

Sedangkan IMB, jumlah investasi PMA. PMDN dan non PMDN 2016 -2019. Tahun 2016 target Rp.160.000.000.000, realisasi Rp. 109.653.536.146 prosentase 69 %, 2017 Rp. 170.000.000.000, realisasi Rp.168.936.536.176 prosentase 99 %, 2018 Rp.180.000.000.000 realisasi Rp. 442.000.000.000 prosentase 246 % dan 2019 target Rp. 195.000.000.000 realisasi Rp.525.484.275.232 prosentase 27 %.

Delapan puluh persen pemasukan PAD terbesar dari sektor UMKM, dan sektor lainya,” ucap Kadis Perizinan Pessel, Selasa (25/2).

Selain itu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Kabupaten Pesisir Selatan, jumlah investor tahun 2015 – 2019 , jumlah proyek 2015 -13 realisasi Rp.93.392.232.300, 2016 proyek 22 realisasi Rp.109.665.536.145, 2017 proyek 17 realisasi Rp.168.936.538.1761, 2018 proyek 18 realisasi Rp. 442.868.583.761 dan 2019 proyek 34 realisasi Rp.524.168.275.236.

Sementara untuk jumlah investor/ PMDN/ PMA tahun 2015 – 2019, 2015 investor 1, PMDN 12, PMA 1 total 13, 2016 investor 22, PMDN 20, PMA 2 dan total 22, 2017 investor 17, PMDN 16, PMA 1 total 17, 2018 investor 18, PMDN 13, PMA – total 18 dan 2019 investor 34, PMDN 34, PMA – total 35. Kata Suardi.

” Semua pendaftaran di perizinan dilakukan secara online, jadi tidak bisa bermain – bermain dengan pajak,” tegas Nya.

Untuk itu Suardi menambahkan, dalam mendongkrak PAD Kabupaten Pessel dari beberapa sektor yang ada di Pessel, Dinas Perizinan akan terus melakukan pembinaan UMKM, bersama dinas terkait. Hal tersebut, dalam rangka peningkatan PAD daerah.

” Soal pelayanan perizinan tidak akan dipersulit, terutama dalam hal realisasi investasi diberbagai sektor untuk peningkatan ekonomi masyarakat, ” diterangkanya.

Lebih lanjut dikatakan, perizinan dipermudah asal investor serius mau membangun dan berinvestasi di wilayah Pessel. Tidak ada lagi cerita berkas perizinan menumpuk di meja.

Maka atas ha itu, Bupati selama ini telah berkomitmen dan konsisten meningkatkan pelayananannya kepada publik. Bahkan, upaya tersebut berbuah manis, dimana pemkab beberapa waktu lalu memperoleh Sertifikat ISO 9001.

“Kita selalu mengingatkan kepada para jajaran perangkat daerah agar tidak lagi melakukan pungli dalam tugasnya sebagai aparatur penyelenggara negara. Sudah tidak zaman lagi pejabat Pemda mengutip uang dari warga atau pengusaha”, tekuk dirinya.(rio)