Padang Panjang, Semangatnews.com – Pemerintah Kota Padang Panjang kembali menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini digelar di halaman parkir Masjid Muhammadiyah, Rabu (7/10), sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kestabilan harga pangan di daerah.
Pelaksanaan GPM tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan rumah tangga, terutama ketika harga sejumlah bahan pangan mengalami perubahan di pasaran. Melalui kegiatan ini, masyarakat memiliki alternatif untuk mendapatkan bahan makanan dengan harga yang lebih bersahabat.
Sejumlah komoditas yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut antara lain cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan kentang. Bahan pangan ini banyak digunakan dalam kebutuhan memasak sehari-hari sehingga perubahan harganya dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga.
Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang, Yetti Sofyarni, menjelaskan bahwa komoditas yang disediakan dalam GPM merupakan bahan pangan yang turut memengaruhi pergerakan inflasi daerah.
Dalam kegiatan tersebut, cabai merah ditawarkan dengan harga Rp38.000 per setengah kilogram. Sementara itu, bawang merah dijual Rp20.000 per kilogram, bawang putih Rp12.000 per kilogram, dan kentang Rp10.000 per kilogram.
Selain bahan pangan hortikultura, masyarakat juga dapat membeli ikan mujair yang berasal dari Balai Benih Ikan dengan harga Rp15.000 per setengah kilogram. Kehadiran produk perikanan tersebut menambah pilihan sumber protein bagi masyarakat.
Kebutuhan pokok lainnya juga tersedia melalui dukungan Perum Bulog yang menyediakan beras dan minyak goreng. Ketersediaan sejumlah bahan pangan dalam satu lokasi diharapkan memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan ini turut melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Partisipasi berbagai pihak tersebut menghadirkan beragam produk sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan hasil produksinya kepada masyarakat.
Bagi masyarakat, keberadaan GPM menjadi kesempatan untuk membandingkan harga dan mengatur belanja sesuai kebutuhan. Program tersebut juga diharapkan dapat membantu menjaga daya beli ketika harga komoditas tertentu mengalami kenaikan.
Salah seorang warga Kelurahan Ngalau, Elfita, menyambut baik pelaksanaan GPM. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat karena sejumlah bahan pangan yang ditawarkan dapat diperoleh dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
Elfita yang juga menjalankan usaha ayam geprek mengaku terbantu dengan tersedianya cabai merah melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, harga cabai yang meningkat dapat menambah biaya produksi, sehingga akses terhadap bahan baku yang lebih terjangkau sangat berarti bagi keberlangsungan usaha kecil.
Melalui pelaksanaan GPM, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang wajar. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk mendukung kestabilan harga, menjaga daya beli, dan membantu masyarakat maupun pelaku usaha lokal.(eti)

