Sanggar Permata Hati Enam Penampil Terbaik pada Sarasehan Nasional Kearifan Lokal

oleh -
IMG-20191206-WA0009

Sanggar Permata Hati Enam Penampil Terbaik pada Sarasehan Nasional Kearifan Lokal

Semangatnews, Surabaya – Meski sempat berdebar-debar, Sanggar Permata Hati Padang yang hadir atas nama Sumatera Barat ditetapkan bersama lima komunitas/sanggar dari lima daerah lain sebagai Enam Terbaik Penampil Pentas Seni acara Sarasehan Nasional Kearifan Lokal tahun 2019 di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.

Keenam daerah yang ditetapkan itu adalah Sumbar, Bali, Papua, Jatim, DIY dan Jateng. Pengumuman tentang pemenang Pentas Seni itu diumumkan tadi malam di acara penutupan acara.

“Alhamdulillah. Meski sebagai orang baru dan pertama kalinya ikut acara di Kemensos, namun Alhamdulillah kita bisa membuat bangga negeri kita,” ujar Ny. Welfrydha Enes Ketua Sanggar Permata Hati.

Pada Pentas Seni itu, Sanggar Permata Hati tampil dengan tari piring. Hal itulah yang membuat penonton dari 24 provinsi yang hadir menjadi terheran-heran. Mereka bahkan sempat mencoba merasakan apakah piring atau kaca yang diinjak para penari itu asli atau tidak. Bahkan salah satu Direktur di Kemensos sempat terperanjat merasakan tajamnya beling/kaca yang diinjak para penari Permata Hati.

“Wah, saya pikir ini tadi kaca mainan yang tidak tajam. Tapi rupanya ini piring benaran,” ujarnya.

Acara Sarasehan Nasional Kearifan Lokal yang sempat dibuka Menteri Sosial RI Juliari P. Batubara itu secara umum juga sukses dilaksanakan dan menghasilkan beberapa rekomendasi yang nanti akan ditindak-lanjuti Kementrian Sosial serta beberapa kementrian terkait lain seperti Menko PMK, Mentri Pendidikan dan lain-lain. Intinya bagaimana agar kearifan lokal yang ada di tengah masyarakat bisa lebih ditingkatkan lagi sebagai bagian dari kekayaan alam dan budaya Nusantara.

“Inti dari Sarasehan ini memang adalah bagaimana kita mencarikan solusi dan menimbulkan pemikiran baru untuk hal-hal yang berhubungan dengan kearifan lokal. Alhamdulillah para peserta yang berasal dari 24 provinsi yang diundang, ternyata mampu melahirkan pemikiran bernas untuk itu. Dan tentu saja kita sangat apresiate dan berterimakasih,” ujar Helmi Dt. Rangkayo Mulia, salah satu Kabid di Kemensos yang ditunjuk menjadi Ketua Panitia acara ini.