BUKITTINGGI, SEMANGATNEWS.COM – Komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi untuk membangunan gedung kesenian representatif guna menggerakkan kesenian – baik seni tradisi maupun moderen – berbasis budaya lokal untuk memperkaya sebutan Bukittinggi sebagai kota wisata selama ini perlu kita sambut gembira dan apresiasi bersama.
Wali Kota H. Ramlan Nurmatias, SH Dt. Nan Basa, dalam pertemuan dengan sejumlah seniman dan budayawan beberapa baru baru ini telah disampaikan program yang kini disiapkan Pemko dalam bidang Pendidikan, Kebudayaan, Sosial Kemasyarakatan. Diantara program itu terdapat rencana pembangunan gedung kesenian representatif.

“Bagaimana pun kehidupan tanpa seni, sama seperti tanaman yang tumbuh di tengah gurun Padang Pasir, ia akan kering kerontang”,” ujar salah Tuanku Rismaidi seorang tokoh masyarakat kota Bukittinggi, kepada semangatnews.com, Minggu malam, (20/07/25) di Bukittinggi.
Menurut Tuanku Rismaidi, mantan birokrat dan anggota DPRD kota Bukittinggi dua periode tersebut, kota Bukittinggi yang selama ini secara periodik dibanjiri wisatawan baik wisarawan domestik maupun mancanegara dengan perolehan devisa yang cukup besar, di Sumatera Barat, akan jauh lebih sempurna dan makin lengkap jika diperkuat dengan menghidupkan kesenian di tengah tengah masyarakatnya.
Kita memiliki banyak seniman yang selama ini berkiprah ditingkat regional, nasional bahkan internasional yang dapat memperkaya isi pembangunan kesenian kota Bukittinggi selain bidang pembangunan lain.
Selama ini diakui para seniman belum memiliki ruang berkesenian bagi seniman untuk berkarya dan berkolaborasi bahkan untuk memamerkan karya karya terbaik mereka hasil penjelajahan kreativisa masing masing,” ujar Rismaidi.
Karena itu, Bukittinggi yang saat ini terpilih sebagai salah satu dari sepuluh daerah di Indonesia yang akan dijadikan sampel dalam penyusunan desain konsep perencanaan kota terpadu, saatnya memasukan bidang kesenian menjadi program strategis agar kota Bukittinggi bukan hanya menjadi salah satu kota terpenting di tanah air, tetapi juga
menjadi kota penting dan menarik untuk dikunjungi wisatawan terkait seni dan budayanya.
Sebagai salah seorang tokoh masyarakat, lahir dan besar di kota Bukittinggi, ia menyebutkan untuk memayungi teman teman seniman, baik seni pertunjukan, sastra, seni rupa dan cabang lainnya menjelang terdapat gedung kesenian refresentatif sesuai masukan masyarakat, teman teman seniman dapat memanfaatkan gedung BKOW (Badan Kerja Sama Organisasi Wanita) Bukittinggi di Jalan Yos Sudarso untuk dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul, berdiskusi, berkolaborasu dan melahirkan karya teman-teman seniman,” ujar Rismaidi.
Bagaimana pun dalam pembangunan kebudayaan di kota Bukittinggi yang selama ini bukan hanya dikenal publik tanah air bahkan hingga mancanegara, maka sudah saat kesenian memainkan peran yang tak tergantikan. Mengingat kesenian menjadi wadah untuk mewariskan tradisi dan nilai-nilai budaya, melestarikan identitas kota, dan sarana pendidikan yang kreatif. Selain itu, kesenian juga mampu memberikan kontribusi ekonomi dan menciptakan kedamaian harmoni sosial di tengah masyarakat.
Karena itulah, sangat penting bagi Bukittinggi beserta masyarakatnya untuk mendukung dan memberikan perhatian yang lebih dalam pembangunan kesenian sebagai bagian integral pembangunan budaya.
Kita berkeyakinan Pemko Bukittinggi dibawah Wali Kota Ramlan Nurmatias dan Wakil Wali Kota Ibnu Asis beserta jajarannya sangat peduli akan pentingnya kesenian yang memiliki peranan strategis pembangunan budaya dengan keberagaman seni yang ada. Mengingat kesenian mampu memperkaya identitas kota Bukittinggi sebagai kota wisata dan budaya, baik sebagai alat komunikasi maupun nilai nilai yang selama ini nyaris terlupakan,” ujar Rismaidi. (muharyadi)
