Ubed, Bocah Sampang yang Menjadi Pahlawan Emas Indonesia di Asian Games 2026

by

Jakarta, Semangatnews.com – Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed menjadi salah satu nama yang paling diperbincangkan setelah final bulu tangkis beregu putra Asian Games 2026. Tunggal putra berusia 19 tahun itu tampil sebagai penentu kemenangan Indonesia atas China dalam laga dramatis di Ichinomiya City Sports Gymnasium.

Indonesia sempat berada dalam posisi sulit setelah kehilangan dua pertandingan pertama. Jonatan Christie takluk dari Shi Yu Qi, kemudian Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga harus mengakui keunggulan pasangan China.

Situasi berubah setelah Alwi Farhan menyumbangkan poin pertama untuk Indonesia. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kemudian menyamakan kedudukan sehingga skor menjadi 2-2 dan pertandingan harus ditentukan melalui partai kelima.

Ubed dipercaya turun menghadapi Weng Hongyang. Beban yang dihadapinya tidak ringan karena kemenangan akan memberikan Indonesia medali emas, sementara kekalahan akan membuat China keluar sebagai juara.

Awal pertandingan sempat berlangsung menegangkan. Weng bahkan mencapai game point 20-16 pada gim pertama. Namun, Ubed mampu menjaga ketenangan dan mengejar ketertinggalan hingga akhirnya merebut gim tersebut 23-21.

Memasuki gim kedua, permainan Ubed semakin stabil. Ia mampu mempertahankan keunggulan dan menutup pertandingan dengan skor 21-13.

Kemenangan itu membuat Indonesia menang 3-2 atas China sekaligus meraih emas pertama di Asian Games 2026. Bagi Ubed, keberhasilan tersebut terasa semakin istimewa karena turnamen ini merupakan debutnya di Asian Games.

Jauh sebelum tampil di hadapan ribuan penonton di panggung Asia, Ubed merupakan pemain muda yang mengawali karier dari kompetisi nasional. Ia sudah memegang raket sejak berusia empat tahun dan bergabung dengan PB Rahmat Pati sejak masih kecil.

Perkembangannya semakin terlihat setelah bergabung dengan PB Djarum Kudus pada 2019. Empat tahun kemudian, Ubed mulai mengoleksi gelar Sirnas dan berhasil menjuarai beberapa seri pada kategori tunggal taruna putra.

Perjalanan tersebut sempat menemui hambatan ketika Ubed gagal melewati perempat final Seleknas Pelatnas pada 2023. Namun, kegagalan itu tidak menghentikan langkahnya. Setahun kemudian, ia meraih gelar Indonesia Masters Super 100 dan sejumlah prestasi lainnya sebelum akhirnya masuk Pelatnas pada akhir 2024.

Kini, nama Ubed berada di panggung yang berbeda. Dari pemain muda yang merintis karier melalui Sirnas, ia berkembang menjadi bagian dari tim nasional dan akhirnya menjadi penentu kemenangan Indonesia dalam final beregu putra Asian Games 2026. Momen tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan kariernya yang masih panjang.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.