Jakarta, Semangatnews.com – PT Virgo selaku operator KM Virgo Transport 8 menyatakan siap menanggung biaya pemulangan jenazah korban kapal terbalik hingga sampai ke kampung halaman. Kepastian tersebut disampaikan perusahaan di tengah proses penanganan korban kecelakaan di Laut Jawa.
Kepala Kantor Cabang PT Virgo Banjarmasin, Dwi, mengatakan pihaknya saat ini memusatkan perhatian pada para korban. Menurutnya, penanganan korban menjadi prioritas perusahaan setelah terjadinya kecelakaan kapal tersebut.
Dwi menyampaikan bahwa seluruh kebutuhan pemulangan jenazah akan menjadi tanggungan operator. Hal tersebut mencakup akomodasi hingga jenazah tiba di daerah asal masing-masing korban.
Tidak hanya transportasi, perusahaan juga menyebut biaya pengemasan dan kebutuhan lain dalam proses pemulangan akan ditanggung. Dengan demikian, keluarga korban tidak perlu menanggung biaya pemulangan jenazah yang menjadi tanggung jawab perusahaan tersebut.
Pihak PT Virgo juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban. Pernyataan tersebut disampaikan Dwi ketika memberikan keterangan mengenai langkah perusahaan setelah kecelakaan KM Virgo Transport 8.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Dalam perjalanan melintasi Laut Jawa, kapal mengalami kemiringan dan kemudian kehilangan komunikasi. Laporan mengenai insiden tersebut selanjutnya ditindaklanjuti oleh tim pencarian dan pertolongan.
Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur. Kondisi perairan dan cuaca menjadi salah satu tantangan dalam pencarian korban setelah kapal ditemukan dalam keadaan terbalik di sekitar perairan Masalembo.
Dalam perkembangan identifikasi korban, enam orang telah dinyatakan meninggal dunia dari korban yang berhasil ditemukan. Dua jenazah telah diserahkan kepada keluarga, sedangkan empat lainnya masih menunggu konfirmasi pihak keluarga.
Sementara itu, korban yang selamat mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing. Sebagian korban yang memerlukan perawatan dibawa ke fasilitas kesehatan, sedangkan korban dalam kondisi baik diarahkan untuk dipulangkan ke daerah masing-masing.
PT Virgo sebelumnya juga memastikan adanya perlindungan asuransi bagi korban. Manajemen menyebut kru dan penumpang mendapat perlindungan melalui Jasa Raharja Putra serta Jasa Raharja, sementara kendaraan yang diangkut kapal juga disebut memiliki perlindungan asuransi.
Saat ditanya mengenai dugaan kelalaian dan komunikasi terakhir dengan juru mudi, Dwi memilih tidak memberikan keterangan lebih lanjut. Ia mengatakan perusahaan untuk sementara belum dapat mengeluarkan pernyataan mengenai hal tersebut.
Fokus operator kini diarahkan pada penanganan korban, termasuk memastikan proses pemulangan jenazah berjalan hingga ke kampung halaman. Adapun informasi lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan dan persoalan lain terkait insiden KM Virgo masih menunggu proses pemeriksaan pihak berwenang.(*)

