KABUPATEN SOLOK, SEMANGATNEWS.COM – Atlit Shorinji Kempo Kabupaten Solok membuka peluang meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 di Kota Sawahlunto. Salah satu capaian positif ditorehkan pada nomor embu, setelah atlit Kabupaten Solok berhasil menembus tiga besar dan dijadwalkan tampil pada partai final.
Capaian tersebut menjadi modal penting bagi kontingen Kabupaten Solok untuk bersaing dalam perebutan medali pada ajang olahraga tingkat provinsi itu. Pertandingan Kempo berlangsung pada 9–14 Oktober 2026 di kawasan Bengkel Utama PT Bukit Asam (PTBA) Ombilin, Silo, Kota Sawahlunto.
Pelatih sekaligus sensei Kempo Kabupaten Solok, Hendri, mengatakan kontingennya menurunkan 13 atlet yang terdiri atas tujuh putra dan enam putri. Para atlet tersebut dipersiapkan untuk berlaga pada 18 nomor pertandingan dengan target meraih tiga medali emas, lima perak, dan lima perunggu.
Menurut Hendri, pada hari kedua pertandingan, atlit Kabupaten Solok mengikuti delapan nomor pertandingan dan seluruhnya berhasil melaju ke tahap berikutnya. Hasil itu memberikan tambahan motivasi bagi tim untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.
“Persiapan sudah kami lakukan kurang lebih selama dua tahun. Dalam prosesnya, atlet juga mengikuti kejuaraan daerah dan nasional, bahkan berhasil meraih juara. Karena itu, kami optimistis anak-anak bisa memberikan hasil maksimal,” ujar Hendri.
Selain menunjukkan perkembangan pada nomor embu, atlet Kabupaten Solok juga melanjutkan perjuangan pada nomor randori atau pertarungan. Sejumlah atlet tampil di kelas putri 50 kilogram, 55 kilogram, dan 60 kilogram, serta kelas putra 55 kilogram dan 60 kilogram.
Para atlit di kelas tersebut dilaporkan berhasil melaju ke pertandingan selanjutnya. Hasil ini menjaga peluang kontingen Kabupaten Solok untuk bersaing memperebutkan medali hingga berakhirnya kompetisi.
Sementara itu, keberhasilan atlet embu menembus tiga besar menjadi salah satu perkembangan yang patut diperhitungkan. Nomor embu menuntut atlet memperagakan rangkaian teknik Kempo dengan memperhatikan ketepatan gerakan, kekompakan, dan penguasaan teknik.
Hendri berharap para atlit mampu mempertahankan konsentrasi dan kepercayaan diri ketika menghadapi pertandingan lanjutan. Ia menilai kesiapan mental dan kedisiplinan menjadi faktor penting agar hasil latihan selama ini dapat ditampilkan secara optimal di arena pertandingan.
Peluang meraih medali di Porprov XVI Sumbar tidak terlepas dari proses pembinaan yang telah dijalani para atlet. Selama kurang lebih dua tahun, mereka dipersiapkan melalui latihan serta pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan, baik tingkat daerah maupun nasional.
Bagi Hendri, keikutsertaan para atlet dalam Porprov bukan hanya tentang mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pembinaan olahraga Kempo di Kabupaten Solok.
Ia menyebut para atlet yang berlaga merupakan generasi muda yang telah dibina sejak usia remaja. Mereka diharapkan menjadi penerus yang mampu mempertahankan prestasi sekaligus membawa nama daerah ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi.
“Seluruh atlet ini merupakan kebanggaan Solok dan menjadi andalan untuk meraih medali. Mereka juga bibit untuk masa depan. Dari usia remaja kita bina, dan alhamdulillah mereka bisa terus bertahan hingga sampai ke ajang Porprov,” ungkapnya.
Dengan delapan nomor yang telah melaju ke tahap berikutnya dan atlit embu yang berhasil menembus tiga besar, kontingen Kempo Kabupaten Solok masih memiliki kesempatan untuk mewujudkan target medali.
Hingga pertandingan berakhir pada 14 Oktober 2026, para atlit diharapkan tetap menjaga semangat juang, fokus, dan sportivitas. Kontingen Kabupaten Solok pun berupaya memaksimalkan setiap peluang untuk meraih hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah di Porprov XVI Sumatera Barat. (Adinda)

