YOGYAKARTA, SEMANGATNEWS.COM – Program Studi S1 Tata Kelola Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta bersama Swarasa Collective kembali menggelar Pameran Seni Visual bertajuk “Tanggal Merah” yang berlangsung sejak 1 hingga 4 Mei 2025 di Tempuran Space, Yogyakarta.
Pameran yang melibatkan tidak kurang dari 14 perupa ini menarik untuk disimak dan ditelusuri lebih jauh dan lebih dalam dan merupakan pameran kolaborasi yang pernah digelar di kota Gudeg tersebut, sebagaimana dikemukan, Dosen senior Tata Kelola ISI Yogyakarya, Dr. Mikke Susanto, MA kepada Semangatnews.com, Selasa pagi (30/04/25).
Diantara peserta terdapat nama nama seperti ; Alex TMT, Aprilmup, Harman, Ida Ratna, Januar Pancadharma, Khairul ‘Jae’ Anam Sub, Nur Syam, Rozzan Favian Jiwani, Rudi Prastyanto, S. Widayanto, Savadnswr, Wist, dan Wuritual yang tidak asing di dunia seni rupa.
Menurut Mikke Susanto, pameran yang dikuratori Sebastian Raphael Andito dan akan dibuka oleh BillMohdor, Kamis 1 Mei 2025 bertajuk “Tanggal Merah” tersebut merepresentasikan rutinitas pekerja dan mengajak audiens untuk menyadari pentingnya hak libur karena tanpa adanya hak tersebut memiliki dampak yang signifikan.
Pameran ini juga membuka pandangan masyarakat luas akan pentingnya penghargaan terhadap hak libur, serta mengajak pengunjung menikmati alur makna hari libur dari berbagai sudut pandang.
Dan tanggal merah secara harfiah merupakan istilah yang kerap digunakan untuk mengacu pada hari libur resmi di suatu negara atau wilayah tertentu, terdapat ada hari libur nasional yang sebagian besar orang tidak bekerja dan banyak institusi serta bisnis tutup diimplementasikan dalam ranah visual bernilai estetik, ujar Mikke Susanto. (mh)
